#SeninMenulis “5 Writing Tools” oleh Roy Peter

Standar

Admin punya artikel keren tentang Teknik Menulis karya Roy Peter. Total ada 50, tapi kita bahas 5 dulu biar nggak mabok #SeninMenulis

#13. Show first and then tell –> Prinsip utama dlm menulis fiksi, tunjukkan dan baru katakan.
Ajak pembaca untuk “membayangkan” tulisanmu, bukannya “mendengarkan tulisanmu”
Tell –> Sebuah rumah yang bobrok

Show –> Rumah tua bercat hijau yang sudah mengelupas. Separuh atap gentingnya runtuh, pintunya hilang
Tulislah sehingga pembaca bisa membayangkan di dalam pikirannya apa yg sedang ia baca. Semakin konkrit & spesifik gambaranmu, semakin bagus.

#14. Pilihlah nama-nama yang unik sebagai karakter dalam ceritamu (Roy Peter)
Pembaca cenderung lebih mudah mengingat karakter dengan nama yang khas ketimbang karakter yang namanya pasaran
Harry Potter, Keluarga Spiderwick, Parang Jati, Maryamah Karpov, Ultraman Tiga. Semua nama itu unik, imaji mereka menetap lekat pada pembaca
Huckleberry Finn, Captain Ahab, Ishmael, Robert Langdon, Poirot, Minke. Pernahkah terbetik dalam benak kita betapa unik nama-nama tersebut?

Dibutuhkan imajinasi yg luar biasa untuk menemukan nama karakter yang unik dan “beda”. Tapi, ada beberapa tips #carinama yang bisa kita coba
(a) Manfaatkan buku telepon sebagai “kitab suci” untuk mencari nama-nama yang unik. Buka pada entri yang tidak biasa, misal “Z”, “V”, or “W”
(b) Buka atlas, kemudian cari nama belakang yang berupa nama sebuah kota kecil yang unik –> Narnia, Orlando, Opp, London
RT Good idea RT @renifatimatuz liat nama2 bintang sama konstelasinya jg boleh min. Cem2 J.K. Rowling gitu ->sirius,regulus, bellatrix, draco
Ini asik –> RT @tiyaradam pakai nama zat-zat kimia juga bisa, min. tapi yaaa dimanipulasi dikit lah, misal Titania (Ti), Kripta (Kr) hihihi

#16. Tambahkan sesuatu yang ganjil dan menarik dalam ceritamu. (Roy Peter)#SeninMenulis
Tidak ada yg mampu membangkitkan rasa penasaran pembaca selain misteri, keganjilan, atau sesuatu yg unik dalam cerita.
Pembaca menginginkan membaca sesuatu yang tidak dapat mereka jumpai dalam kehidupan nyata mereka. Maka berikanlah cerita itu
Atau, tulislah mengenai sesuatu yang sifatnya ironis, dua hal yang sebenarnya saling bertentangan tapi dipaksa “bersama”
Misal: Kisah seorang perampok yang menyedekahkan hasil rampokannya, atau seorang pembunuh bayaran yang hobi menanam bunga.

#21. Tambahkan kutipan dan dialog pada ceritamu.
Untuk dialog, nggak perlu dibahas lagi. Semua tahu kalau sebuah cerita tanpa dialog itu terasa hambar, datar, kering, kurang berjiwa #tsahh
Sesekali tambahkan kutipan keren dari tokoh besar dalam ceritamu. Selain ceritamu lebih berbobot, kamu juga tampak “lebih pintar” hihihi
Contoh menyisipkan kutipan –> “Kamu masih ingat kan kata Pram, bahwa mereka yang tidak mau menulis akan menghilang dari panggung sejarah?”

#23. Taruh koin-koin emas di sepanjang alur ceritamu. Koin emas = Hal-hal yg membuat pembaca tetap tertarik untuk membaca kelanjutan ceritamu, membuat mereka tidak bosan, dan lanjut terus.
Apa saja koin emas itu?

(a) Koin emas pertama –> Awal yang baik, pembukaan cerita yang keren.
(b) Koin emas kedua –> Sedikit guyonan atau anekdot lepas yang bisa membuat pembaca maupun si tokoh dalam cerita terhibur.
(c) Koin emas ketiga –> Sedikit fakta/kebenaran yang menakjubkan dan jarang diketahui pembaca awam
(d) Koin emas keempat –> Kutipan/petuah bijak dari tokoh besar. Sesekali “ceramah” sedikit nggak apa-apa asal nggak over
(e) Koin emas kelima –> Penjelasan yang mendetail tentang suatu subjek yang terkait erat dengan cerita tersebut
Misal: Kamu menulis kisah tentang petani gandum, maka jelaskan proses pemanenan gandum dari semula biji hingga akhirnya menjadi tepung/roti
(f) Koin emas terakhir –> Ending yang mempesona, yang WOW, yang memuaskan. Percayalah, para pembaca layak mendapatkannya
Taburkan koin-koin emas tersebut di sepanjang ceritamu, maka pembaca akan betah untuk terus membaca ceritamu.
“Hal termudah yg bisa dilakukan pembaca adalah berhenti membaca.” (Michael Gatner) … maka taburkan koin emas agar mereka mau terus membaca

NOTE : Original posted  here by Diva Press

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s